24 Nov 2014

MENIRIS MINYAK MENYAMBUNG HIDUP

meniris minyak  menyambung hidup

MENIRIS MINYAK MENYAMBUNG HIDUP

Dalam sehari tak kurang dari 42 truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) keluar masuk depot pengisian di pintu II sekitar kawasan pengolahan minyak Pertamina, Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Dari sana juga sehari-harinya sejumlah orang menggantungkan hidup dengan mencari sisa minyak dengan cara meniris dari truk tangki yang telah mendistribusikan minyak ke berbagai daerah di Jawa Barat.

Setetes demi setetes solar dan bensin sisaan dari truk tangki mereka kumpulkan, lalu ditampung penadah yang juga mangkal di sekitar pintu depot pengisian minyak. Pencarian sisa minyak di mulai sekitar jam 9 pagi hingga sore, kurang lebih 45 orang dari Desa Balongan menjadi pencari sisa minyak (tukang tiris).

Penadah mampu menampung 20-30 liter bensin dan solar hasil penirisan warga dan hasil jualnya akan di bagi secara menyeluruh. Jatah masing-masing warga tergantung dari hasil penirisan minyak, rata-rata dari 30 liter sisa minyak yang dihasilkan, satu orang mendapat Rp. 13.000 dalam sehari.

Menjadi tukang tiris bukanlah pilihan, namun dilakukan warga karena susahnya bekerja di daerah sekitar pengolahan minyak Pertamina Balongan, Indramayu. Tanahnya sulit untuk digunakan untuk bertani dan berladang. Kini salah satu harapan untuk mempertahankan hidup adalah dengan meniris sisa minyak, dan dari tetes demi tetes sisa minyak itulah mereka bisa menyambung hidup.



Teks dan foto : Dedhez Anggara



17/3/2011 16:20

16615 x dilihat