23 Apr 2014 :: Diperbarui 2 jam lalu

CHIOU THAU CINA BENTENG

chiou thau cina benteng

CHIOU THAU CINA BENTENG

Chiou-Thau merupakan upacara pernikahan adat tradisional masyarakat Tionghoa yang sudah ada sejak ratusan tahun. Secara harfiah, chiou-thau berarti "mendandani rambut", sebuah ritual pelintasan yang harus dilaksanakan sebagai pemurnian dan inisiasi memasuki masa dewasa.

Seperti yang dilakukan Christiana Eka Chandra (27) saat dipersunting Lim Han Tiong (30 th), mereka harus melewati ritual itu sebagai adat masyarakat keturunan Tionghoa dikawasan Tangerang yang lebih terkanal dengan sebutan Cina Benteng .

Acara pernikahan chio-thou sangat sakral dan hanya boleh dilakukan sekali seumur hidup sesaat menjelang pernikahan. Seorang duda atau janda yang menikah lagi tidak diperkenankan melakukan ritual ini untuk kedua kalinya.

Serangkaian acara adat dengan pakaian khusus, dengan perhitungan khusus serta dilengkapi hidangan yang khusus pula, upacara ‘chi-thou’ di tutup dengan acara Teh Pai. Setelah itu dilanjutkan dengan acara makan bersama dengan hidangan istimewa khas Tangerang yakni bakso Lohwa, juga capcay, sambal godok, ayam goreng bumbu kuning, pare isi , rujak penganten.

Tradisi leluhur itu masih hidup terutama di kantong-kantong Cina Benteng di pedalaman Banten seperti Panongan, Curug, Kelapadua, Tigaraksa, dan Legok.

Teks&foto : Theresia May



6/2/2012 11:50

11899 x dilihat