PAGODA UPPTASANTI NAY PYI TAW

Widodo S. Jusuf

Uppatasanti dalam literatur Burma berarti melindungi diri dari bencana besar. Kedamaian seakan menjadi aura dari pagoda yang terletak sekitar 10 km arah timur dari pusat Ibukota pemerintahan baru Myanmar, Nay Pyi Taw. <br />

Pagoda Uppatasanti mulai dibangun bulan November 2006 dan selesai pada bulan Maret 2009 atas prakarsa pemimpin militer Myanmar Jenderal Than Shwe. <br />

Bangunan yang menjadi ikon utama dari Nay Pyi Taw ini memiliki ketinggian sekitar 99 meter, merupakan replika dari Pagoda Shwedagon (Pagoda Emas) yang ada di Yangoon. <br />

  Sebelum memasuki area dalam pagoda, pengunjung akan menemukan sejumlah lonceng besar yang menurut kepercayaan lokal jika membunyikan lonceng sebanyak tiga kali akan membawa keberuntungan.<br />

Di dalam kubah besar pagoda yang juga sering dikenal dengan Pagoda Perdamaian tersebut terdapat empat buah patung Buddha yang terbuat dari batu marmer di sekitar pilar utama berselimutkan kain berwarna merah marun. <br />

Di sekitar dinding bagian dalam  terdapat rangkaian relief yang menceritakan berbagai adegan perjalanan Buddha dan sejarah kerajaan kuno Bagan yang dipimpin oleh Raja Anawrahtra sekitar abad ke-11. <br />

Satu hal yang penting untuk diingat pengunjung meski pagoda ini terbuka untuk umum termasuk wisatawan dari berbagai penjuru dunia, namun bangunan ini tetap merupakan tempat ibadah bagi para umat Buddha, sehingga berbagai hal mesti dipatuhi seperti berpakaian rapih, melepas alas kaki sebelum memasuki pagoda, dilarang menyalakan lilin serta makan dan minum di dalam pagoda. <br />

<br />

Foto dan Teks: Widodo S. Jusuf

Lisensi

Pilih lisensi yang sesuai kebutuhan
Rp 3.000.000
Reguler
Editorial dan Online, 1024 px, 1 domain
Rp 7.500.000
Pameran dan Penerbitan
Pameran foto, Penerbitan dan Penggunaan Pribadi