AROMA KLASIK KOPI BANARAN

Dengan berbaris rapi, para buruh berjalan menuju titik-titik pemetikan buah kopi.
Buah-buah yang telah masak menjadi prioritas untuk dipetik.
Usai dipetik, buah-buah kopi disortir oleh para buruh sesuai dengan level kualitas yang dibutuhkan.
Proses sortir biji kopi kering berlangsung di salah satu sudut Pabrik Kopi Banaran
Proses sortir biji kopi kering berlangsung di salah satu sudut Pabrik Kopi Banaran.
Proses sortir biji kopi kering berlangsung di salah satu sudut Pabrik Kopi Banaran.
Biji kopi yang telah dipisahkan dari kulit dan daging buah selanjutnya dikeringkan di ruangan khusus.
Pengeringan biji kopi dilakukan oleh dua petugas.
Proses pengolahan buah kopi untuk diambil bijinya berlangsung di salah satu sudut pabrik.
Petugas melakukan proses pemanggangan biji kopi.
Untuk menjaga kualitas produksinya, kontrol kualitas dilakukan pada larutan dari hasil bubuk biji kopi yang telah dipanggang dan digiling.
Bubuk kopi hasil olahan dikemas ke dalam kardus agar lebih menarik saat dipasarkan.
Indonesia telah lama dikenal dunia sebagai salah satu produsen kopi kualitas terbaik. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dua tahun terakhir, Indonesia mampu memproduksi biji kopi sebesar 685 ribu ton atau 8,9 persen dari produksi kopi dunia dengan komposisi 76,7 persen kopi robusta dan 23,3 persen kopi arabika.

Perkebunan dan pengolahan kopi saat ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Semarang. Di kabupaten tersebut terdapat lahan seluas sekitar 400 hektare di Bawen, Kabupaten Semarang, milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX yang subur ditanami tanaman kopi robusta. Dalam setahun kebun tersebut rata-rata mengalami satu kali masa panen sepanjang Juli-November.

Baca SemuaSetiap musim panen tersebut ratusan buruh yang berasal dari daerah-daerah di sekitar kebun memetik biji-biji kopi pilihan. Selanjutnya, biji-biji kopi basah diolah menjadi biji-biji kopi panggang dan serbuk kopi di pabrik milik PTPN IX yang terletak di Banaran, Semarang.

Berdiri sejak 1911, Pabrik Kopi Banaran terus bertahan menjadi salah satu pemasok kopi berkualitas khas Nusantara. Awalnya pabrik tersebut hanya memproduksi biji-biji kopi panggang, tetapi kini juga mengembangkan produksinya juga menjadi minuman kopi serbuk premium dalam kemasan untuk dapat lebih menarik pasar.

Dengan menggunakan mesin-mesin tua keluaran awal tahun 1900-an, Pabrik Kopi Banaran termasuk menjadi andalan PTPN IX yang tiap harinya memproduksi 35,60 ton per hari. Hasil produksinya juga untuk pasar ekspor ke Italia, Jepang, Taiwan dan Hongkong.

Foto dan Teks: Aditya Pradana Putra

Ringkas
Copyright © 2017 ANTARA Foto Hak Siar Dilindungi UU Terms of Use