Meriam artileri peninggalan Jepang di Pulau Meti
Pengunjung mengamati meriam artileri peninggalan Jepang pada masa Perang Dunia II yang terbengkalai di Pulau Meti, Kecamatan Tobelo, Maluku Utara, Kamis (27/7/2026). Meriam dengan panjang laras sekitar lima meter dan berdiameter 35 centimeter itu berada sekitar tiga meter dari bibir pantai yang menghadap ke laut di sisi timur Pulau Halmahera hingga saat ini kondisinya tidak terawat dan sebagian besar peninggalan perang di lokasi tersebut telah mengalami kerusakan berat bahkan beberapa di antaranya telah dialihfungsikan oleh warga setempat. ANTARA FOTO/Andri Saputra/agr
Foto Terkait