Konservasi burung hantu untuk pertanian di Semarang
Petugas konservasi memeriksa kondisi dua ekor burung hantu (Tyto alba) di dalam kandangnya di area persawahan Tambangan, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/9/2026). Kelompok tani di kawasan tersebut melakukan konservasi burung hantu sejak 2013 sebagai upaya mengendalikan hama tikus perusak tanaman padi untuk menjaga hasil panen karena setiap satu ekor burung hantu diperkirakan mampu memangsa sekitar 1.300 tikus per tahun. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.
Foto Terkait