Satu langkah Satu Indonesia

Bayu Pratama S

Di balik prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung kurang lebih 20 menit, terdapat perjalanan panjang yang membentuk karakter, kedisiplinan dan semangat kebangsaan para putra-putri dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Perjalanan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 di bawah pembinaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dimulai dari 119.441 pelajar yang mendaftarkan diri, seleksi dilakukan secara berjenjang hingga menyisakan 228 peserta dari 38 provinsi untuk mengikuti verifikasi tingkat pusat sebelum akhirnya 76 orang yang terdiri atas 38 putra dan 38 putri ditetapkan sebagai calon Paskibraka tingkat pusat 2026.

Sejumlah calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 bersiap menuju asrama di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 menyiapkan pakaian di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

 

Setelah melewati tahapan seleksi, mereka menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris, pembinaan mencakup penguatan ideologi Pancasila, pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta latihan pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

 

Calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 Ismi Ulfaida menyematkan tanda pengenal pada tas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mengisi buku catatan yang berisi Pandu Ibu Indonesia di Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Di antara 76 peserta tersebut terdapat Ismi Ulfaida, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat, gadis berusia 16 tahun itu menjadi siswa pertama Sekolah Rakyat yang terpilih sebagai Paskibraka tingkat pusat, dari sekolahnya hanya dua siswa yang mendaftarkan diri dan Ismi menjadi satu-satunya yang berhasil lolos.

 

Kehadiran Ismi membawa latar pendidikan yang berbeda ke dalam barisan Paskibraka, namun perbedaan tersebut melebur dalam tahapan pembinaan yang sama hingga membentuk mereka menjadi satu kesatuan sebelum menjalankan tugas di Istana Merdeka.

Sejumlah calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mendengarkan instruksi dari pelatih saat pemusatan pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mengikuti latihan baris-berbaris di Istana Merdeka, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

 

Pembentukan mereka juga berlangsung melalui tahapan yang tidak selalu dipenuhi suara aba-aba dan hentakan kaki, menjelang pengukuhan para calon Paskibraka mengikuti renungan jiwa dalam suasana hening, mereka membuka buku renungan, membaca, kemudian menuliskan jawaban atas sejumlah pertanyaan yang mengajak mereka melihat kembali siapa diri mereka, alasan berada di sana, serta kepada siapa tugas yang akan dijalankan kelak dipertanggungjawabkan, catatan tersebut dituangkan dalam buku yang memuat Pandu Ibu Indonesia.

 

Calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mencoba Pakaian Dinas Upacara (PDU) di Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mengikuti pengukuhan di Istana Negara, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Rangkaian pembinaan itu kemudian bermuara pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, upacara pengibaran Bendera Merah Putih disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran serta masyarakat Indonesia.

 

Aba-aba terdengar, para pengibar bergerak sesuai peran masing-masing, sementara Bendera Merah Putih perlahan terangkat menuju puncak tiang hingga Sang Saka Merah Putih berkibar di Istana Merdeka.

Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 dari Sulawesi Barat M Deni Fikri (kiri) dan Ismi Ulfaida (kanan) berpose usai pengukuhan di Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyerahkan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 Celina Olivia Apriani Theo (kiri) pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

 

Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 bersuka cita usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Teks dan foto : Bayu Pratama S

Editor : Zarqoni Maksum

Lisensi

Pilih lisensi yang sesuai kebutuhan
Rp 1.500.000
Reguler
Editorial dan Online, 1024 px, 1 domain
Rp 5.000.000
Pameran dan Penerbitan
Pameran foto, Penerbitan dan Penggunaan Pribadi